Jangan Cupu, Yuk Kenali Perbedaan Kopi Robusta dengan Kopi Arabica

Jangan Cupu, Yuk Kenali Perbedaan Kopi Robusta dengan Kopi Arabica

Kopi merupakan minuman yang tak pernah lekang oleh waktu dan selalu hadir dalam berbagai momen. Di balik secangkir kopi yang nikmat, terdapat dua jenis biji kopi yang paling populer, yaitu kopi Robusta dan kopi Arabica. Meskipun sama-sama berasal dari tanaman kopi, keduanya memiliki perbedaan yang menarik untuk dijelajahi. Artikel ini akan mengajak Anda untuk mengenali perbedaan antara kopi Robusta dan kopi Arabica agar Anda tidak “cupu” dalam dunia kopi.

  1. Asal Tanaman dan Habitat

Kopi Robusta (Coffea canephora) berasal dari wilayah dataran rendah di Afrika Barat, sementara kopi Arabica (Coffea arabica) ditemukan di dataran tinggi Pegunungan Ethiopia. Perbedaan ini mempengaruhi cara tumbuh dan kondisi ideal bagi kedua jenis tanaman kopi.

  1. Ketinggian Tempat Tumbuh

Kopi Arabica tumbuh pada ketinggian yang lebih tinggi, sekitar 600-2000 meter di atas permukaan laut, sementara kopi Robusta lebih cocok tumbuh pada ketinggian 200-800 meter di atas permukaan laut. Ketinggian ini mempengaruhi kualitas biji kopi dan membedakan cita rasa keduanya.

  1. Ukuran dan Bentuk Biji

Biji kopi Arabica cenderung lebih besar dan memanjang, sedangkan biji kopi Robusta lebih kecil dan bulat. Perbedaan ukuran dan bentuk biji ini memberikan perbedaan tekstur dan rasa ketika diseduh.

  1. Kandungan Kafein

Kopi Robusta mengandung lebih banyak kafein daripada kopi Arabica. Rata-rata, kopi Robusta mengandung sekitar 2,2-2,7% kafein, sementara kopi Arabica hanya sekitar 1,2-1,5%. Kandungan kafein yang lebih tinggi membuat kopi Robusta memiliki rasa yang lebih pahit dan kuat.

  1. Rasa dan Aroma

Kopi Arabica dikenal dengan rasa yang lembut, halus, dan sedikit asam. Aroma kopi Arabica seringkali memiliki sentuhan manis, beraroma bunga, dan buah. Di sisi lain, kopi Robusta menawarkan rasa yang lebih kuat, lebih pahit, dan kurang asam. Aroma kopi Robusta cenderung lebih “gahar” dan lebih mirip kacang atau gandum.

  1. Kualitas dan Harga

Kopi Arabica dianggap memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan kopi Robusta. Oleh karena itu, harga kopi Arabica biasanya lebih mahal daripada kopi Robusta. Harga yang lebih tinggi ini juga mencerminkan tingginya permintaan dan kesulitan dalam budidaya kopi Arabica pada ketinggian yang lebih tinggi.

  1. Ketahanan terhadap Hama dan Penyakit

Kopi Robusta memiliki tingkat ketahanan yang lebih tinggi terhadap hama dan penyakit dibandingkan kopi Arabica. Hal ini membuat kopi Robusta lebih mudah ditanam dan dipelihara oleh para petani kopi.

  1. Penggunaan dalam Campuran Kopi

Kopi Robusta sering digunakan sebagai campuran dalam pembuatan kopi instan dan kopi espresso. Kandungan kafein yang tinggi dan crema yang kuat dari kopi Robusta menyediakan karakteristik unik dalam minuman espresso.

  1. Produksi dan Konsumsi

Kopi Robusta merupakan jenis kopi yang paling banyak diproduksi di dunia, sekitar 40-45% dari total produksi kopi global. Sedangkan kopi Arabica menyumbang sekitar 55-60% dari total produksi kopi. Meskipun begitu, kopi Arabica lebih populer di kalangan pecinta kopi dan biasanya lebih banyak dikonsumsi secara global.

Kopi Robusta dan kopi Arabica memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal asal tanaman, ketinggian tempat tumbuh, ukuran dan bentuk biji, kandungan kafein, rasa dan aroma, kualitas, harga, ketahanan terhadap hama dan penyakit, penggunaan dalam campuran kopi, produksi, dan konsumsi. Pemahaman tentang perbedaan ini akan membantu Anda lebih menghargai keanekaragaman dunia kopi dan memilih kopi yang sesuai dengan selera dan preferensi pribadi Anda. Tidak ada yang “cupu” dalam dunia kopi asalkan Anda tahu bagaimana menikmati setiap cangkir kopi dengan sepenuh hati. Selamat menikmati secangkir kopi pilihan Anda!